Mental “Aji Mumpung”

Ada satu kejadian yang memilukan dan menyakitkan pada saat terjadi kebakaran. Kejadian yang dimaksud adalah hilangnya hati nurani orang dan menjadi beringas dan tidak terkendali. Ada “Mental Aji Mumpung”, mumpung lagi kebakaran, mumpung ga ada orang, mumpung harga loakan besi tinggi, mumpung bisa jadi duit, mumpung bla bla…

Kejadian ini pernah terjadi pada saat kerusuhan Mei 1998, dimana orang menjadi beringas dan menjarah kepunyaan orang lain. Hatiku miris memikirkan mereka yang menjarah besi-besi hangus tersebut dengan harapan mendapatkan uang. Seharusnya yang mendapatkan uang loakan itu adalah orang yang terkena musibah tersebut, karena merekalah yang lebih membutuhkan ketimbang penjarah – penjarah keparat itu.

Aku cuma bisa berdoa penjarah – penjarah itu nantinya akan sadar dan meghargai hak-hak orang lain. Untuk Negara, saya kira sudah saatnya memikirkan bagaimana mendidik orang yang berkualitas di Indonesia agar masa depan bangsa ini terjamin.

Leave a Reply